Desa Bisui, Kecamatan Gane Timur Tengah, Halmahera Selatan (Hal-Sel)
– Masyarakat desa Bisui, Kecamatan Gane Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) melakukan blokade terhadap kantor desa. Tindakan ini dilakukan sebagai bentuk penegasan terkait banyaknya dugaan penyelewengan dana desa (DD) yang mengerucut kepada Kepala Desa (Kades) Bisui, Muhammad Tamhir.
Masyarakat menilai, selama menjabat, terdapat banyak kejanggalan terkait progres pemanfaatan dana desa di lapangan. “Ini di desa Bisui, Kecamatan Gane Timur Tengah, Pemda harus lihat terutama Bapak Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba,” ujar salah satu perwakilan masyarakat.
Lanjutnya, kondisi yang terjadi menunjukkan adanya banyak kejanggalan sehingga meminta pemerintah daerah untuk melakukan pemeriksaan terhadap Kades Muhammad Tamhir. Masyarakat juga dengan tegas menolak jika hanya satu instansi yang terlibat dalam proses pemeriksaan.
“Dengan tegas kami meminta, jangan Inspektorat yang periksa, karena pasti itu hasilnya bagus. Tapi kirim KPK dengan pihak Kepolisian yang periksa,” pint mereka.
Mereka berharap Pemerintah Daerah Halsel dapat mendengar aspirasi dan mengambil langkah tegas sesuai keluhan yang diajukan. “Mohon Bupati Bassam, tolong dengar masyarakat punya aspirasi. Secepatnya tindak lanjut Kades Bisui Muhammad Tamhir, sesuai dengan aturan perundang-undangan,” tegas perwakilan masyarakat.
Penyampaian aspirasi berjalan aman dan kondusif hingga masyarakat membubarkan diri, namun kantor desa tetap dalam kondisi diblokade.
“Bung”

